METODE ILMIAH DARI ANTROPOLOGI

Universitas Mpu Tantular Jakarta
Nama: Ghege Suzan Apituley
Dosen pengampu: Serepina Tiur Maida, S.Sos., M.Pd., M.I.Kom




Metode Ilmiah dalam Antropologi
  1. Observasi Partisipatif (Participant Observation)
    Peneliti hidup dalam masyarakat yang diteliti, ikut dalam kegiatan sehari-hari, dan mencatat secara rinci perilaku sosial dan budaya.

    • Tujuan: Memahami makna di balik tindakan sosial dari sudut pandang emik (orang dalam).

    • Contoh: BronisÅ‚aw Malinowski dalam penelitiannya di Kepulauan Trobriand.

  2. Wawancara Mendalam (In-depth Interviews)
    Digunakan untuk menggali informasi dari informan kunci mengenai nilai, norma, praktik, dan pandangan dunia mereka.

    • Pendekatan: Terstruktur, semi-terstruktur, atau tidak terstruktur.

  3. Studi Dokumentasi (Document Analysis)
    Analisis teks, arsip, foto, artefak, dan dokumen sejarah untuk memahami latar belakang budaya dan perubahan sosial.

  4. Survei Etnografi (Ethnographic Surveys)
    Digunakan dalam antropologi kuantitatif, biasanya berupa kuesioner untuk memperoleh data demografis dan statistik.

  5. Analisis Komparatif (Comparative Analysis)
    Membandingkan berbagai budaya atau masyarakat untuk menemukan persamaan dan perbedaan dalam struktur sosial, nilai, atau sistem kepercayaan.

  6. Genealogi dan Pemetaan Sosial (Genealogy and Social Mapping)
    Digunakan untuk melacak hubungan kekerabatan, struktur sosial, dan organisasi politik dalam masyarakat tertentu.


Referensi

  1. Malinowski, B. (1922). Argonauts of the Western Pacific. London: Routledge.

  2. Bernard, H. R. (2011). Research Methods in Anthropology: Qualitative and Quantitative Approaches (5th ed.). Lanham: AltaMira Press.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

ONTOLOGI, EPISTEMOLOGI, AKSIOLOGI PANCASILA

JEJAK BUDAYA DALAM PERUBAHAN: DIFUSI, AKULTURASI, ASIMILASI, PEMBARUAN, DAN INOVASI

KEBERAGAMAN DAN KEUNIKAN KEBUDAYAAN MALUKU